ARTIKEL

Kumpul-Kumpul Praktisi Crowdfunding

Untuk pertama kalinya, praktisi Crowdfunding Indonesia berkumpul di Warung Solo, Kemang, untuk silahturahmi dan berbincang mengenai nasib Crowdfunding Indonesia ke depan. Hadir di kumpul-kumpul kali ini, Mandy Marahimin (Wujudkan.com), Alderina Gracia (Wujudkan.com), Artanto Ishaam (Wujudkan.com), Jaenal Gufron (Ayo Peduli), M Alfatih Timur (Kita Bisa), Badar Motik (Kita Bisa), Vikra Ijas (Kita Bisa), Jennifer Tan (Mekar.biz) dan Lucky Andrianto (Mekar.biz).

Meskipun pertemuan ini terjadi antara Crowdfunding yang bergerak dalam lingkup yang berbeda-beda, namun semua memiliki kepedulian yang sama terhadap terbentuknya ekosistem Crowdfunding di Indonesia. Ayopeduli dan Kitabisa adalah Crowdfunding donasi-reward untuk proyek sosial, Mekar.biz adalah Crowdfunding pinjaman untuk UKM, sementara Wujudkan.com adalah Crowdfunding donasi-reward untuk industri kreatif.

Dalam suasana yang guyub, masing-masing peserta mengungkapkan cita-cita dan harapannya terhadap perkembangan Crowdfunding di Indonesia. Walaupun situs Crowdfunding donation-reward based seperti Wujudkan.com tidak memerlukan aturan hukum khusus, Wujudkan.com menganggap perlu adanya kejelasan hukum mana saja yang bisa dipakai untuk landasan operasional. Hal ini diamini oleh semua praktisi Crowdfunding lainnya.

Pada malam itu, disimpulkan juga bahwa untuk memajukan nasib Crowdfunding Indonesia dibutuhkan sebuah asosiasi. Asosiasi ini akan menaungi praktisi Crowdfunding dalam mengadakan komunikasi dengan pemerintah maupun masyarakat, untuk menciptakan ekosistem yang kondosif bagi perkembangan industri Crowdfunding di Indonesia. Mari kita tunggu hadirnya asosiasi tersebut!

Kategori