ARTIKEL

Berawal dari Pitching Forum Wujudkan, Kreasi Film Horor ini Terwujud

Siapkan diri kamu karena ada tokoh horor baru yang akan menggeser kuntilanak dan kawan-kawannya! Ondel-Ondel yang menjadi tokoh sentral dari Kreasi buatan Charlotte Cynthia dalam Ondel-Ondel Short Film berhasil terwujud berkat kampanye crowdfunding.
Sama dengan film Menjelang Siang, Ondel-Ondel juga salah satu jebolan Pitching Forum yang dibuat oleh Wujudkan dalam rangka #BulanFilm. Malah, hasil kampanye Kreasi ini berhasil mengumpulkan 12 juta rupiah atau 127%!
Simak yuk, cerita Charlotte seputar kampanye crowdfunding di wawancara berikut!
Hai, Charlotte! Selamat atas terwujudnya Ondel-Ondel Short Film, ya!
Iya, thank you juga Tim Wujudkan atas bimbingannya.
Ceritain dong, gimana akhirnya memilih jalur crowdfunding untuk mendanai Kreasi film kamu dan memilih Wujudkan?
Beberapa bulan yang lalu, teman kampus saya di Universitas Bina Nusantara (Binus) ada yang ikut crowdfunding Wujudkan, dan mereka berhasil mendapatkan keringanan dalam budget mereka. Semenjak itu, kampus saya sering kirim e-mail ke para mahasiswa tentang acara seperti Wujudkan Pitching Forum. Head of Program saya merekomendasi untuk mencoba, dan saya pikir ya kenapa tidak?
Berbeda dari kreasi lainnya, kamu kan ngajuin proposal ini lewat Pitching Forum di #BulanFilm Wujudkan, bisa diceritain gimana prosesnya bisa sampai ikutan?
Soalnya direkomendasi sama dosen, lalu kebetulan saya waktu itu free, dan ya kalau ada
peluang untuk berkerja lebih kan kenapa tidak. Namanya juga produser film ya, hahaha.
Apakah forum tersebut sangat membantu?
Membantu banget sih, soalnya tadinya kan clueless tentang Wujudkan atau crowdfunding in general.
Kamu nyangka nggak bisa dapat dana awal dari Pitching Forum tersebut? Apalagi saingannya cukup berat.
Teman saya yang sudah ikut pitching beberapa bulan sebelum saya sih waktu itu bilang kalo saya pasti dapet, soalnya saya punya reputasi perfectionist nggak jelas gitu di kampus. Tapi regardless, beberapa hari sebelum pitching itu saya takut banget, soalnya ini pitching pertama di luar kampus, dan waktu sampe ke lokasi, saya socially awkward banget. Saya pribadi sih sebenernya jujur nggak nyangka bakal dapet dana, soalnya ya presentasi saya buru-buru banget. Tapi yang penting buat saya sih experience-nya aja, sih. Nggak semua anak Binus Film Program bisa punya kesempatan kayak gini, kan.
Ada kendala nggak selama Kampanye kamu di Wujudkan?
Kendala paling besar itu waktu, soalnya selain mengumpulkan funding, saya sebagai produser dan mahasiswi harus ngurus pre-production, production, sama skripsi. Selain itu, saya itu kan nggak terlalu social media savvy banget. Saya mencoba di Instagram soalnya saya aktif di situ, tapi kayaknya sih kurang ngefek.
Terus, gimana sih kamu mensiasatinya?
Yang saya lakukan paling banyak itu sih, mendekati ke lingkaran terdekat saya, yaitu ke saudara sama ke temen-temen, sih, hahahha. Tapi akhirnya, orang tua sutradara saya dan saudara saya yang lumayan banyak ngasi dukungan.
Apakah Penghargaan yang dibuat cukup menarik bagi para Pewujud?
Saya sebenernya menyesal banget sih, soalnya Penghargaan yang saya buat itu standard yang biasanya ditulis di proposal pitching di dalam kampus. Waktu saya udah buat Penghargaannya, dan mulai kampanye, saya sadar kalau nggak appealing banget dan nggak kreatif. Tapi ya, jadi pelajaran aja buat masa depan.
Dari seluruh Penghargaan, mana yang paling diminati?
Executive Producer sama Associate Producer.
Terakhir, pelajaran apa yang dapat dipetik dan dibagi ke calon Kreator di luar sana?
Be creative! Fundraising itu salah satu sisi kreatif produser film indie. Pikir aja, film yang dibuat itu emang sebuah produk yang bisa dijual. Tapi, jangan sampe filmnya nggak kelar atau keteteran juga. Balance aja. Susah emang bikin film, saya juga bingung kenapa saya mau susah susah kayak gini hahahha

 

Kamu mau juga kaya Charlotte yang bisa sukses mewujudkan Kreasinya? Langsung aja kirim proposal Keasi kamu Wujudkan.com. Selamat berkreasi!

Kategori