ARTIKEL

Bank Sampah Kita, Kreasi Sosial yang Terwujud via Crowdfunding

Kreasi yang sukses di Wujudkan.com nggak melulu dari kategori seni, lho. Ada juga yang temanya community development. Tengok saja Kreasi-Kreasi dari program Komunitas Pemberani. Mereka sudah berhasil mewujudkan Kreasi Upcycling Project untuk Anak Putus Sekolah, Jejaring Pangan Lokal, dan Padepokan Pemuda-Pemudi di Yogyakarta. Nggak ketinggalan, ada juga Komunitas We Sure di Bogor yang bikin Bank Sampah Kita.

Kali ini Rizqy Fachria, perwakilan We Sure, mau berbagi soal pengalaman kampanye dan strategi mereka sampai bisa Wujudkan Kreasi bank sampahnya. Simak deh petikan wawancara via e-mail dengan Rizqy!

Selamat ya atas terwujudnya Bank Sampah Kita (BSK). Sebelum ngobrol-ngobrol, boleh tahu nggak apa yang melatarbelakangi ide BSK?

Program BSK yang digagas We Sure sebenarnya dilatarbelakangi keprihatinan kami dengan kondisi sungai di sekitar kampus IPB yang tercemari oleh sampah. Sampah itu berasal dari warga yang tinggal di daerah aliran sungai. Mereka membuang sampah ke sana karena nggak adanya tempat pembuangan sampah sementara.

Untuk menarik masyarakat menjadi nasabah BSK, kami bikin sistem penukaran sampah dengan buah dan sayur lokal langsung dari petani. Dengan begitu, sekaligus bisa bantu petani untuk menjual hasil panen dengan harga yang sesuai. Tanpa harus menjual dengan harga murah ke tengkulak.

Menurut We Sure, apa sih akar masalah sampah di Bogor, makanya kalian sampai pada ide mengkreasikan BSK?

Pengetahuan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat masih sangat kurang, sehingga mereka tidak memikirkan akibat dari perilaku buang sampah sembarangan. Inilah akar masalahnya. Selain itu, kurangnya fasilitas penampungan sampah. Juga belum ada sistem pendauran ulang yang terintegrasi.

Apa yang membuat kalian memilih crowdfunding untuk fund raising buat BSK?

Sistem crowdfunding itu paling menguntungkan. Selain mendapat pendanaan, Kreator juga bisa memulai branding dan publikasi.

Dari mana kalian tahu soal crowdfunding?

Kami dengar cerita dari kakak kelas yang tahun lalu pernah ikut crowdfunding di Wujudkan. Sebelumnya kami nggak terlalu tahu soal crowdfunding.

Strategi apa saja yang kalian lakukan untuk membuat berhasil kampanye kalian?

Banyak strategi kami bikin. Menyusun visi–misi yang jelas untuk disampaiin ke calon Pewujud. Bikin publikasi dengan broadcast atau poster di Facebook, Instagram, WhatsApp, sama Line. Minta tolong ke keluarga, teman dekat, teman kampus untuk meneruskan pesan publikasi itu. Membuat foto support bareng orang yang berpengaruh atau terkenal.

Kendala apa saja yang kalian temui selama kampanye? Gimana kalian mengatasinya?

Yang pertama, kurang istiqomah untuk publikasi selama 30 hari. Makanya, kami jadwalkan anggota untuk membuat konten publikasi. Kedua, bikin konten publikasi yang menarik. Untuk itu kami belajar dari web.

Dari mana saja Pewujud kalian? Apakah kebanyakan adalah teman atau kerabat?

Justru kebanyakan orang yang nggak kami kenal. Hahahahaha.

Apakah menurut kalian pemberian Penghargaan banyak membantu buat menarik minat calon Pewujud?

Penghargaan bukan tujuan dari Pewujud. Malah jenis Kreasi itu sendiri yang jadi daya tarik buat Pewujud.

Sekarang kan dana yang kalian butuhin untuk BSK sudah terkumpul. Apa langkah-langkah kalian selanjutnya?

Setelah dapat dana, pastinya bikin rekening bank We Sure. Setelah itu, sosialisasi kepada masyarakat di desa. Cari petani untuk diajak kerja sama. Lalu, mulai membentuk BSK. Kalau BSK sudah nyata kebentuk, akan kami ajukan untuk mengikuti program CSR.

Sudah sampai mana perkembangan Kreasi kalian?Apa sudah mulai kelihatan hasilnya?

Belumlah. He he. Soalnya kami belum mulai sosialisasi ke desa. Kami baru diskusi sama Ketua RT untuk pelaksanaan ke depannya. Kami juga mulai bikin publikasi soal isu-isu lingkungan via media sosial.

Menurut kalian, apakah crowdfunding cukup membantu buat nyuksesin program-program community development (com-dev) seperti BSK ini?

Iya, cukup membantu dari segi pendanaan dan mendorong kami untuk publikasi secara optimal.

Setelah dicoba, menurut kalian apakah crowdfunding cocok untuk Wujudkan Kreasi-Kreasi com-dev?

Cocok. Crowdfunding metode yang cocok banget untuk pendanaan proyek di tahap awal. Melalui crowdfunding orang-orang mulai kenal. Dengan begitu, ke depannya mungkin nggak sulit lagi bagi Kreator untuk ajuin pendanaan ke tempat lain.

Terakhir, adakah pesan buat para calon Kreator yang ingin coba crowdfunding?

Crowdfunding itu metode terbaik untuk mewujudkan proyek sosial kamu. Uang bukan tujuan akhir dari crowdfunding. Tapi pembelajaran soal branding dan publikasi yang baik akan menjadi ilmu yang lebih berharga.

 

Kategori